Senin, 21 Desember 2015

Prasangka

Prasangka adalah pendapat (anggapan) yang kurang baik mengenai sesuatu sebelum mengetahui (menyaksikan, menyelidiki) sendiri

Ciri-ciri dari prasangka sosial berdasarkan penguatan perasaan in group dan out group adalah :
1. Proses generalisasi terhadap perbuatan anggota kelompok lain.
2. Kompetisi sosial
3. Penilaian ekstrim terhadap anggota kelompok lain
4. Pengaruh persepsi selektif dan ingatan masa lalu.
5. Perasaan frustasi (scope goating).
6. Agresi antar kelompok
7. Dogmatisme

Sumber penyebab prasangka secara umum
1. Prasangka Sosial.
a. Ketidaksetaraan Sosial
Ketidaksetaraan sosial ini dapat berasal dari ketidaksetaraan status dan prasangka serta agama dan prasangka. 
b. Identitas Sosial
Identitas sosial merupakan bagian untuk menjawab “siapa aku?” yang dapat dijawab bila kita memiliki keanggotaan dalam sebuah kelompok. 
c. Konformitas
Konformitas juga merupakan salah satu sumber prasangka sosial. 

Sedikit mengenai Agama dan Masyarakat

      Agama menurut KBBI adalah ajaran, sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya. Beberapa agama terbebsar di dunia ialah Kristen ( Protestan & Katolik ) , Islam, Hindu, Buddha, Konghuchu. Indonesia merupakan negara dengan mayoritas masyarakatnya bergama Islam, dan sekaligus Negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

          Pentingnya agama bagi seseorang ialah sebagai penuntun mereka ke jalan yang lebih baik, karena pada dasarnya setiap agama mengajarkan tentang perdamaian, kasih sayang antar sesama makluk hidup. Agama di dalam masyarakat sangatlah penting, peranan agama didalam sebuah masyarakat sangatlah banyak. Hidup tentram, saling tolong menolong jika ada yang kesulitan merupakan ajaran dasar paling menyeluruh dari setiap agama yang membatu terbentuknya masyarakat yang rukun. Toleransi dalam agama sangatlah penting, mengingat didalam sebuah perkumpulan masyarakat memilikin sifat heterogen dalam bergama. Namun baru baru banyak muncul berita tentang diskriminasi umat bergama di setiap daerah di Indonesia maupun Luar Negeri, kita pun sebagai manusia harus mengatasi hal itu terjadi dan harus saling menghormati satu sama lain. Seseorang yang tidak memiliki agama ( ateis ) ialah orang yang tidak percaya akan adanya sosok Tuhan dan mereka lebih menganggap bahwa semua yang terjadi mulai dari tercipatanya Bumi hingga Alam Semesta merupakan tercipta begitu saja. Sebaliknya, kita sebagai umat bergama tentunya percaya bahwa semua ini merupakan rekayasa Tuhan. Jadi kesimpulannya adalah Agama sangatlah penting bagi sebuah kelompok masyarakat demi menuntun mereka menjadi manusia yang baik seperti yang di ajarkan oleh masing masing dari agama yang mereka anut.


Senin, 07 Desember 2015

Iptek

IPTEK ( Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ) itu bisa dibilang ilmu pengetahuan yang sangat penting jaman sekarang demi meningkatkan wawasan kita terhadap sebuah teknologi dan juga perkembangannya.

Meski IPTEK ini sangat diperlukan namun tidak membuat IPTEK sempurna, yang berarti memiliki sisi positif dan negatif.


Sisi negatif seperti:

  • Dapat merusak moral, dimana Internet menjadi media IPTEK yang dapat mempengaruhi moral dari seseorang. Seperti misalnya konten yang berbau negatif dan yang lainnya.
  • Dapat menimbulkan polusi. Perkembangan IPTEK yang semakin pesat dan banyak dimanfaatkan. Akan tetapi disamping itu banyak sekali polusi pencemaran yang dihasilkan dari perkembangan IPTEK itu sendiri.
  • Dapat membuat orang semakin malas, karena IPTEK memiliki tujuan untuk mempermudah & memanjakan manusia. Jadi manusia akan semakin malas sebab sudah ada teknologi yang dapat menggantikan dirinya bekerja.

Dan sisi positifnya seperti:

  • Dapat meringankan berbagai masalah yang dihadapi oleh manusia.
  • Dapat membuat segala sesuatunya menjadi lebih cepat dan mudah.
  • Dapat mengurangi pemakaian bahan-bahan alami yang semakin kesini semakin langka.
  • IPTEK juga membawa manusia kearah lebih maju dan modern